Best stock price alert app.

Kosmophobia 2012: Satu Tilikan Astronomi Menyatakan bahwa Apokaliptika Tidak Akan Terjadi pada Tahun 2012

Bambang Hidayat

Abstract


ABSTRAK: Pembicaraan kita ini disulut oleh berakhirnya siklus suatu kalender suku bangsa Maya. Saya yakin, bukan tujuan suku bangsa Maya membuat kalender untuk meramal Hari Kiamat. Tetapi tatanan penanggalan itu adalah sebuah odometer dan juga pal kilometer pencatat kejadian. Berdasarkan tilikan astronomik, nampaknya “Hari Kiamat” itu belum akan terjadi pada tahun 2012. Thesa pendukung terjadinya skenario bencana sudah dapat dikatakan terhapus. Begitu pula kemagnetan Bumi yang, katanya, akan mempunyai polaritas berubah tidak bisa menerangkan katastropi karena perubahan polaritas berlangsung lamban dan menahun, tidak mendadak, atau berubah instan. Peredaran Bumi mengelilingi Matahari akan mempertahankan momen inersianya, karena distribusi massa dalam diri planet Bumi tidak berubah. Begitu pula gaya tarik untuk mendekatkan poros putar Bumi ke arah poros edarnya (yakni kutub ekliptika) akan selalu ditandingi oleh inersia yang ditimbulkan oleh vektor kecepatan putar pada porosnya dan vektor kecepatan edar Bumi mengelilingi Matahari. Kepanggahan ini adalah konsekuensi hukum kekekalan inersia dan momen dari Ilmu Mekanika benda langit yang tidak rapuh oleh perjalanan singkat dalam ruang-waktu. Jadi, sebaiknya kita sisihkan konotasi “kiamat” itu dan mari kita mengisi kalender dengan agenda kerja yang dapat membantu menyelamatkan Bumi serta umat manusianya.

Kata-kata kunci: kalender suku bangsa Maya, tahun 2012, bencana alam, kajian astronomi, dan perlunya keselamatan dan kesejahteraan umat manusia di muka bumi.

About the Author: Prof. Dr. Bambang Hidayat adalah anggota AIPI (Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia), mantan Guru Besar Astronomi di ITB (Institut Teknologi Bandung), 1976-2004, dan mantan Direktur Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung, 1968-1999. Alamat e-mail beliau adalah: hidayatbambang@yahoo.com dan bhidayat07@hotmail.com

How to cite this article? Hidayat, Bambang. (2010). “Kosmophobia 2012: Satu Tilikan Astronomi Menyatakan bahwa Apokaliptika Tidak Akan Terjadi pada Tahun 2012” in SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan, Vol.3, No.1 [Mei], pp.23-40. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press, UNIPA Surabaya, and UMS Kota Kinabalu, Malaysia, ISSN 1979-0112.

Chronicle of article: Accepted (February 9, 2010); Revised (March 11, 2010); and Published (May 20, 2010).


Full Text:

PDF

References


Anonym. (2010). “Cretacious-Tertiary Extinction Events”. Juga tersedia dalam http://www.sciencedaily [diakses di Bandung: 17 Januari 2010].

Alvarez, L.W., W. Alvarez & H.V. Michel. (1980). “Extraterrestrial Cause for the Cretaceus Tertiary Extinction” dalam Science, 208, hlm.1093.

Ammarell, Gene. (2008). Navigasi Bugis. Makassar: Hasanuddin University Press.

Avivah, Yamani. (2009). ”Tidak Ada Kiamat di Tahun 2012” dalam Langit Selatan, 24 Februari.

Bahcall, John N. & Safi Bahcall. (1985). ”The Sun’s Motion Perpendicular to the Galactic Plane” dalam Nature, 316, hlm.706.

Blanco, V.M. (1961). “They Name Their Telescope Bimasakti” dalam UNESCO Courier, December, hlm.24.

Bobrowsky, P.T. & H.J.Ch. Richman. (2007). “Asteroid Impacts and Human Society” dalam Springer Verslag, hlm.303-330.

Borucky, W.J. (2010). “Kepler Planet Detection Mission: Introduction and First Results” dalam Science, 327, hlm.977.

Bottke, W.F., David Vokrouchlicky & David Nesvorny. (2007). “An Asteroid Breaking 160 Myr Ago as Thee Probable Source of K/T Impactor” dalam Nature, 449, hlm.48.

Carlisse, Camille M. (2009). “The Race to Find Alien” dalam Sky and Telescope, 28 Januari.

Caroll, Robert T. (2009). “Mayan Prophecy 2012” dalam Maya Forum: Wikipedia [diakses di Bandung: 10 Februari 2010].

Cartwright, D.E. (2008). Tides: A Scientific History. Cambridge: Cambrige University Press.

Chevalier, Roger. (2008). “Supernovae Bursts onto the Scene” dalam Nature, 453, hlm.462.

Daldjoeni, N. & Bambang Hidayat. (1986). “The Astronomical Aspects of Pranotomongso of 19th Century Central Java” dalam G. Swarup, A.K. Bag & K.S. Sukla [eds]. Oriental Astronomy. Cambridge: Cambridge University Press.

de Jager, C. (2008). “Solar Activity and its Influence on Climate” dalam Netherlands Jornal of Geosciences, 87, hlm.27.

Ehrlich, Paul. (2000). Human Natures: Genes, Culture and the Human Prospect. London: Island Press.

Finney, Dee. (2001). ”Mayan Prophecy of the End of the Great Cycle: The Dream and the Reality” dalam Skeptic Dictionary [diunduh di Bandung: 17 Januari 2010].

Freidel, David & Linda Schele. (1992). A Forest of Kings: The Untold Story of an Ancient Maya. New York: Perenial Book.

Gasperini, Lucia, Enrico Bonatti & Giuseppe Longo. (2008). “The Tungsuka Mystery” dalam Scientific American, June, hlm.56.

Harrold, F. & R. Eve [eds]. (1998). Cult Archeology and Creation Understanding Scientific Beliefs about the Past. Iowa: University of Iowa Press.

Hidayat, Bambang. (1984). “Matahari sebagai Bintang” dalam Berita Pusat Riset Dirgantara, LAPAN, Tahun IV, No.35, hlm.5.

Hidayat, Bambang. (1997). “The Southern Cross” dalam T. Kogure [ed]. Bisei Astronomical Observatory Mini Workshop, hlm.11.

Hidayat, Bambang. (1998). “Perubahan Klimatik Global: Pandangan seorang Astronom” dalam Berita AIPI, Tahun II, No.1 [April].

Hidayat, Bambang. (2000). “Indo-Malay Astronomy” dalam Helain Selain [ed]. Astronomy Across Culture. New York: Kluwer Academic Publisher, hlm.371.

Hidayat, Bambang. (2006). ”Bintang Masif di dalam Galaksi Kita”. Makalah untuk Kuliah Khusus Astronomi di Observatorium Bosscha, Lembang, Bandung: Mei.

Hidayat, Bambang. (2009). “Amanah Alami Fisik Bumi” dalam M.T. Zen, Doddy Abdasah & Hendra Gradi [eds]. Mengelola Resiko Bencana. Bandung: Majelis Guru Besar ITB [Institut Teknologi Bandung].

Hillebrandt, Wolfgang, Hans-Thomas Junka & Evold Muller. (2006). “How to Blow Up a Star” dalam Scientific American, October, hlm.23.

Hoskins, Janet. (1993). The Play of Time: Perspectives on Calendar, History and Exchanges. California: University of California Press.

Jacobson, Mark Z. & Mark A. Debucchi. (2009). “A Path to Sustainable Energy by 2030” dalam Scientific American, November, hlm.38.

Jenkins, Alejandro & Gilad Perez. (2010). “Looking for Life in the Multiverse” dalam Scientific American, January, hlm.28.

Kaler, J.B. (1997). Cosmic Clouds: Birth, Dead and Recycling in the Galaxy. New York: Scientific American Library.

Katili, J.A. (2007). Harta Bumi Indonesia. Jakarta: Directorat General of Mines, terutama hlm.161-180.

Krupp, E.C. (2009). “The Great 2012 Scare” dalam Sky and Telescope, November, hlm.22.

Kusumadinata, R.P. & D.Nuradi. (2003). Indonesia Island Arc: Magnetism, Mineralization and Tectonic Setting. Bandung: Penerbit ITB.

Meeus, Jean. (1997). “Planetary Groupings and the Millenium: Why Panic?” dalam Sky and Telescope, August, hlm.60.

Meyers, Norman. (1992). The Primary Source: Tropical Forests and Our Future. New York: Norman and Co.

Morrison, David. (2009a). “2012 Hoax and the Galactic Plane”. Juga tersedia dalam http://www.astrosociety.org/2012 [diakses di Bandung: 17 Januari 2010].

Morrison, David. (2009b). ”Doomsday 2012 and the Planet Nibiru” dalam Astronomy Beat of the P.A.S.P., September, hlm.12.

Murdiyarso, Daniel. (2009). ”Climate Deal Cannot Ignore Rain Forest”. Makalah dalam Copenhagen Summit, December.

Murdiyarso, Daniel, Bambang Hidayat & M. Barmawi. (2004). “Perubahan Klimat dan Pendidikan”. Makalah dalam Seminar AIPI (Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia) di Gedung Kompas, Jakarta.

Naeye, Robert. (2009). “Real Potential Disaster” dalam Sky and Telescope, November, hlm.207.

Nature Editorial. (2008). ”The Unlikely Matter” dalam Nature, 459, hlm.3.

Nordea, Rod. (2009). “The Winter Sky” dalam Mira Newsletter, the Winter Issue.

Olson, Thomas W. & W. Lytle. (2000). “Tidal Forces” dalam Sky and Telescope, May, hlm.109.

Panek, Richard. (2008). “The Quest for Dark Matter” dalam Sky and Telescope, August, hlm.30.

Pannekeoek, A. (1961). A History of Astronomy. New York: George Allen and Unwin Ltd., terutama yang menyangkut “Konstelasi dan Rasi”, hlm.23-38 dan 276-282.

Pesnell, W.D. (2000). ”Predictions of Solar Cycle 24” dalam Solar Physics, 25, hlm.205.

Pringle, Heather. (2009). “A Newlook at the Maya’s End” dalam Science, 24 April, hlm.454.

Ratag, Mezak. (2002). ”Perubahan Klimat”. Makalah dalam Seminar AIPI (Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia) tentang Perubahan Klimat di PUSPITEK (Pusat Penelitian Ilmu dan Teknologi), Serpong, dalam persiapan cetak ulang.

Rhodes, Frank. (1999). “Shaping the Future Science and Technology 2030” dalam Physics Today, May, hlm.42.

Roberts, Walter Orr & Harry Landsford. (1980). The Climate Mandate. New York: Freeman and Company.

Roth, J. & Roger Sinnot. (1996). “Nearest Celestial Neighbors” dalam Sky and Telescope, October, hlm.32.

Schele, Linda & P. Mathews. (1998). The Language of Seven Sacred Maya and Tombs. New York: Scribner.

Sitler, Robert K. (2006). “The 2012 Phenomena New-Age” dalam Nova Religio, February, hlm.24.

Spencer, Roy W. (2008). Climate Confusion: Global Warming Hysteria. London: Encounter Book.

Steel, Duncan. (2008). “Tunguska at 100” dalam Scientific American, June, hlm.61.

Soemarwoto, Otto. (1997). Indonesia dalam Kancah Isu Lingkungan Global. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, terutama Bab ”Hutan, Air dan Tanah”, hlm.13-69.

Sungging, Emanuel. (2009). “Akankah Matahari Makin Aktif pada 2012?” dalam Langit Selatan, 21 April.

Terrence, Hines. (2003). Pseudoscience and Paranormal. New York: Promotheus Book, edisi kedua merevisi dengan kritis astrologi, UFO, dan lain-lain.

Tlatov, A.G. (2009). “Some Notes Concerning the Prediction of the Amplitude of Solar Activity Cycles” dalam Astropher Space Science, 323, hlm.221.

Weaver, Bruce. (2009). ”2012” dalam Mira Newsletter, Winter, hlm.14.

Werner, H.W. & M.A. Jura. (2009). “Improbable Planets” dalam Scientific American, June, hlm.26.

Wilardjo, Liek. (2008). “Kontribusi Perguruan Tinggi dalam Penyelesaian Masalah Bangsa”. Makalah disajikan dalam Seminar Dies Natalis ke-53 USD [Universitas Sanata Dharma] di Yogyakarta, pada tanggal 13 Desember.

Wilardjo, Liek. (2009). “Menerawang Dikala Senggang” dalam Kutut Swondo et al. [eds]. Ilmu, Iman dan Lingkungan Hidup. Salatiga: Fakultas Teknik Elektro dan Program Pasca Sarjana Studi Pembangunan UKSW [Universitas Kristen Satya Wacana], hlm.269-291.

Yeomans, Donald. (2008). A Galactic Alignment in December 2012. Pasadena, California: Jet Propulsion Laboratory.




SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan is published by Minda Masagi Press. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Sharealike 4.0.