страховка виза онлайн. Tl in usd dollar usd.

Strategi Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Entrepreneurial Campus

Endang Komara

Abstract


IKHTISAR: Perguruan Tinggi, sebagai salah satu mediator dan fasilitator terdepan dalam membangun generasi muda bangsa, mempunyai kewajiban dalam mengajarkan, mendidik, melatih, dan memotivasi mahasiswanya, sehingga muncul generasi cerdas yang mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu menciptakan berbagai peluang pekerjaan. Untuk itu sebuah keharusan bagi setiap Perguruan Tinggi dengan cara mengubah arah kebijakannya dari “Learning and Research University (Universitas Penelitian dan Pendidikan) menjadi Entrepreneurial University” (Universitas Wirausaha), atau menyeimbangkan kedua arah kebijakan tersebut sehingga keduanya tercapai. Dengan perubahan paradigma tersebut pada akhirnya akan melahirkan wirausaha muda yang sukses dan mampu membangkitkan bangsa ini dari berbagai keterpurukan. Usaha-usaha untuk menanamkan jiwa dan semangat kewirausahaan di Perguruan Tinggi dapat dilakukan dengan berbagai metode dan strategi yang membuat mahasiswa tertarik untuk berwirausaha. Sedikitnya ada enam cara dalam meningkatkan gema kewirausahaan bagi mahasiswa, yaitu: (1) Pendirian pusat kewirausahaan kampus; (2) Prioritas kewirausahaan; (3) Pengembangan program mahasiswa wirausaha; (4) Program wirausaha mandiri untuk mahasiswa; (5) Program peningkatan kompetensi tenaga kerja dan produktivitas bagi mahasiswa; serta (6) Program pemberian modal usaha untuk mahasiswa.

KATA KUNCI: Strategi Perguruan Tinggi, membangun generasi muda bangsa, wiarausaha mahasiswa, realisasi kampus wirausaha, serta mediator dan fasilitator.

ABSTRACT: “Higher Education Strategy in Creating the Entrepreneurial Campus”. Universities, as one of the leading mediator and facilitator in building the nation's youth, have an obligation to teach, educate, train, and motivate students, so there is an intelligent generation of independent, creative, innovative, and able to create a variety of employment opportunities. Hence, it is a must for every College by changing the direction of its policy from "Learning and Research University" into "Entrepreneurial University", or balance the two directions of the policy so that both achieved. With the paradigm shift will eventually give birth to young entrepreneurs who are successful and able to raise this nation from a variety of adversity. Attempts to infuse the soul and spirit of entrepreneurship in higher education can be done by various methods and strategies that make students interested in entrepreneurship. There are at least six ways to improve the entrepreneurship echo for students, that is: (1) the establishment of campus entrepreneurship center; (2) entrepreneurship priority; (3) the development of student entrepreneurship program; (4) independent entrepreneurial programs for students; (5) the program increased competence and productivity of labor for students; and (6) the provision programs of venture capital for students.

KEY WORD: College strategy, building the nation's youth, student entrepreneurship, campus of entrepreneurship, realizing the entrepreneurial campus, and mediator and facilitator.

About the Author: Prof. Dr. H. Endang Komara adalah Dosen KOPERTIS (Koordinator Perguruan Tinggi Swasta) Wilayah IV yang Diperbantukan pada Program Studi Pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial), Pascasarjana STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Pasundan di Cimahi, Jawa Barat, Indonesia. Alamat emel: endang_komara@yahoo.co.id

How to cite this article? Komara, Endang. (2014). “Strategi Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Entrepreneurial Campus” in ATIKAN: Jurnal Kajian Pendidikan, Vol.4(2) December, pp.255-262. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press, FKIP UNSUR Cianjur, and FPOK UPI Bandung, ISSN 2088-1290.

Chronicle of the article: Accepted (September 19, 2014); Revised (October 15, 2014); and Published (December 27, 2014).


Full Text:

PDF

References


Dariyatmo. (2007). Peranan Wiraswasta sebagai Unsur Ketahanan Nasional: Sistem Pendidikan dan Pengembangan Kewiraswastaan Indonesia. Jakarta: Penerbit Airlangga.

Darwanto. (2012). “Peran Entrepreneurship dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”. Tersedia [online] juga di: http://eprints.undip.ac.id/36859/1/darwanto-Peran_Entrepreneur_proceed_polines.pdf [diakses di Bandung, Indonesia: 20 Oktober 2014].

Drucker, P.E. (1994). Innovation and Entrepreneurship: Practice and Principles. New York: Harper Business.

Fatimah, Siti. (2013). “Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Muda dalam Pembelajaran Ekonomi” dalam CRIKSETRA: Jurnal Kajian dan Pendidikan Sejarah, Vol.3(4) Agustus. Tersedia [online] juga di: http://eprints.unsri.ac.id/3397/1/MENUMBUHKAN_JIWA_WIRAUSAHA_MUDA.pdf [diakses di Bandung, Indonesia: 23 Februari 2014].

Hisrich, Robert D. & Michael P. Peter. (1992). Enterpreneurship Starting, Developing, and Managing: A New Entreprise. Japan: Toppan Co. Ltd.

Hopson, B. & M. Scaly. (1990). Life-Skills Teaching. New York: McGraw-Hill.

Inkeles, P. & D.H. Smith. (1995). Becoming Modern: Individual Change in Six Developed Countries. Maaschustt: Harvard University Press.

Kao, J.J. (1999). The Entrepreneur. New Jersey: Englewood Clifft-Prentice-Hall.

Kurtako, D.F. & R.M. Hodgettt. (2000). Entrepreneurship: A Contemporary Approach. San Fransisco: The Dryden Press.

Kuswara, Heri. (2012). “Mewujudkan Entrepreneurial Campus adalah sebuah Keharusan”. Tersedia [online] juga di: www.dikti.go.id [diakses di Bandung, Indonesia: 23 Februari 2014].

McClelland, David. (1998). The Achievement Motive. New York: McGraw-Hill Publishing House.

Meredith. G.G. et al. (1998). Kewirausahaan: Teori dan Praktek. Jakarta: Pustaka Binaman Pressindo, Terjemahan.

Mussieman, V.A. & L.K. Jackson. (1997). Introduction to Modern Business. New Jersey: Prentice-Hall.

Natalia, Cristine. (2014). “Keterkaitan Tipe Rezim dengan Pembangunan Ekonomi Suatu Negara: Studi Kasus East Asian Miracles”. Tersedia [online] juga di: http://download.portalgaruda.org/article.php?article=279960&val=6056&title=Keterkaitan%20Tipe%20Rezim%20dengan%20Pembangunan%20Ekonomi%20Suatu%20Negara%20Studi%20Kasus%20East%20Asian%20Miracles [diakses di Bandung, Indonesia: 20 Oktober 2014].

Sanusi, A. (2005). Pendidikan Alternatif: Menyentuh Aras Dasar Persoalan Pendidikan dan Kemasyarakatan. Bandung: Program Pascasarjana UPI [Universitas Pendidikan Indonesia] Bandung.

Sari, Ika Devita. (2014). “Amerika sebagai Negara Adi Kuasa”. Tersedia [online] juga di: http://ikadevita.student.unej.ac.id/?page_id=98 [diakses di Bandung, Indonesia: 20 Oktober 2014].

Sumahamijaya, S. (2000). Membina Sikap Mental Wirausaha. Jakarta: Gunung Agung.

Sumanto. (2002). Studi Ketimpangan di Indonesia. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama.

Yuliana, Lia. (2012). “Peranan Perguruan Tinggi dalam Mengembangkan Sikap Mental Kewirausahaan Mahasiswa”. Tersedia [online] juga di: www.uny.ac.id [diakses di Bandung, Indonesia: 23 Februari 2014].

Yusri. (2005). “Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Kewirausahaan pada Siswa STM (Sekolah Teknik Menengah)”. Disertasi Doktor Tidak Diterbitkan. Bandung: PPs-UPI [Program Pascasarjana — Universitas Pendidikan Indonesia].

Ziglar, Z. (1998). Top Performance. New York: Berkeley Books.