Corak Berpikir Keagamaan Mahasiswa Aktivis Islam pada Perguruan Tingggi Umum Negeri di Seluruh Indonesia: Dari Eksklusif hingga Liberal

Syahidin Syahidin

Abstract


RESUME: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kegelisahan peneliti terhadap maraknya pandangan-pandangan keagamaan yang kontroversial di kalangan para aktivis mahasiswa Islam. Dengan metode kuantitatif yang bersifat deskriptif-analitik, hasil penelitian menunjukan adanya hubungan asosiatif antara corak berpikir keagamaan dengan jenis kelamin, program studi, organisasi keagamaan intra kampus, dan ormas (organisasi kemasyarakatan) keagamaan orang tua responden. Penelitian ini juga menemukan adanya corak berpikir keagamaan mahasiswa aktivis Islam di PTUN (Perguruan Tinggi Umum Negeri) seluruh Indonesia yang cenderung “eksklusif” dan inklusif”, serta sisanya tidak jelas corak berpikir” mereka. Corak berpikir keagamaan para aktivis Islam di PTUN cenderung didominasi oleh hasil pembinaan di dalam kampus, bukan dari luar kampus. Dalam tema-tema tertentu, di antara mereka, ada yang memiliki corak berpikir keagamaan yang “inklusif”, bahkan “liberal” dalam tingkatan ekstrim”. Unsur-unsur eksklusivitas dan inklusivitas pada corak berpikir mereka, tampaknya, lebih merupakan efek langsung dari hasil perkuliahan PAI (Pendidikan Agama Islam). Karenanya, pembinaan keagamaan bagi mahasiswa PTUN, melalui perkuliahan PAI, perlu dievaluasi dan ditata kembali. Perkuliahan PAI harus dibina oleh para dosen yang memiliki komitmen dakwah dan kompetensi yang baik, seperti kompetensi personal, profesional, sosial, pedagogis, dan profetik.

KATA KUNCI: Corak Berpikir Keagamaan; Mahasiswa Aktivis Islam; Perguruan Tinggi Umum Negeri; Eksklusif dan Inklusif; Pendidikan Agama Islam. 

ABSTRACT: “The Pattern of Religious Thinking of Islamic Students’ Activists at the Public Higher Education Institutions in Indonesia: From Exclusive to Liberal”. This study was motivated by the anxiety researcher on the rise of religious views controversial among Islamic student activists. With quantitative methods that are descriptive-analytic, the results showed the associative relationship between the pattern of religious thought with the gender, study program, intra-campus religious organizations, and religious community organizations of respondents' parents. The study also found a pattern of religious thinking of Islamic student activists at the PTUN (Public Higher Education Institutions) in Indonesia are likely to be "exclusive" and "inclusive", and the rest is "no clear pattern of thinking". The patterns of religious thinking tend to be dominated by the result of guidance process in campus, not from outside of campus. In certain themes, among them, there are who have a pattern of religious thought "inclusive", even "liberal" in the level of "extreme". The elements of exclusivity and inclusivity of the mode of thinking, it seems, is more of a direct effect on the results of PAI (Islamic Education) lecturing. Therefore, religious guidance for students at the PTUN, through PAI lecturing, need to be evaluated and reorganized. The PAI lecturing must be nurtured by the lecturers who have the high commitment in preaching and better competences, such as personal, professional, social, pedagogical, and prophetic.

KEY WORD: Pattern of Religious Thinking; Islamic Students Activists; Public Higher Education Institutions; Exclusive and Inclusive; Islamic Education.

About the Author: Dr. Syahidin adalah Dosen Senior di Program Studi PAI (Pendidikan Agama Islam), Departemen Pendidikan Umum FPIPS UPI (Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia), Jalan Dr. Setiabudhi No.229 Bandung 40154, Jawa Barat, Indonesia. Alamat emel: syahidinadpisi@yahoo.co.id dan syahidin@upi.edu

How to cite this article? Syahidin. (2016). “Corak Berpikir Keagamaan Mahasiswa Aktivis Islam pada Perguruan Tingggi Umum Negeri di Seluruh Indonesia: Dari Eksklusif hingga Liberal” in SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan, Vol.9(2) November, pp.269-286. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press and UPI Bandung, ISSN 1979-0112.

Chronicle of the article: Accepted (August 14, 2016); Revised (October 9, 2016); and Published (November 30, 2016).


Keywords


Corak Berpikir Keagamaan; Mahasiswa Aktivis Islam; Perguruan Tinggi Umum Negeri; Eksklusif dan Inklusif; Pendidikan Agama Islam

Full Text:

PDF

References


Abdalla, Ulil Abshar et al. (2003). Islam Liberal dan Fundamental: Sebuah Pertarungan Wacana. Jogjakarta: Elsaq Press.

Abdurrahman, Asjmuni. (2002). Manhaj Tarjih Muhammadiyah: Metodologi dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Abdurrahman, E. (1991). Perbandingan Madzhab. Bandung: Sinar Baru, cetakan ketiga.

al-Anshori, Fauzan. (2003). Melawan Konspirasi Jaringan Islam Liberal. Yogyakarta: Pustaka al-Furqan.

Alba, Cecep. (2011). “Studi Aktivitas Masjid Kampus dan Pembinaan Iman dan Taqwa bagi Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum: Studi ke Arah Perumusan Standardisasi Masjid Kampus dan Model Bina IMTAQ di PTU JABAR” dalam Jurnal Sosioteknologi, Edisi 22, Tahun 10 [April]. Tersedia secara online juga di: http://download.portalgaruda.org/article.php?article [diakses di Bandung, Indonesia: 2 Maret 2016].

al-Khidr, Muhammad Salim. (2011). “Ahlul Bait antara Dua Madrasah: Penelitian tentang Identitas Asli Ahlul Bait antara Madrasah Moderat dan Madrasah Ekstrim”. Tersedia secara online juga di: http://www.muslim-library.com/dl/books/in3992.pdf [diakses di Bandung, Indonesia: 2 Maret 2016].

al-Shiddieqy, Hasbi. (1975). Fikih Islam. Jakarta: Penerbit Bulan-Bintang.

Asy’ari, Hasyim. (t.th.). Risalah Ahlussunnah wa al-Jama’ah. Jombang: Pesantren Tebuireng.

Aufa, Abu. (2007). “Hadits Muadz bin Jabal”. Tersedia secara online di: https://aliph.wordpress.com/2007/06/13/hadits-muadz-bin-jabal/ [diakses di Bandung, Indonesia: 2 Maret 2016].

Azra, Azyumardi. (2002a). “Kelompok ‘Sempalan’ di Kalangan Mahasiswa PTU: Anatomi Sosio-Historis” dalam Fuaduddin & Cik Hasan Bisri [eds]. Dinamika Pemikiran Islam di Perguruan Tinggi. Ciputat: Logos.

Azra, Azyumardi. (2002b). Konflik Baru Antar Peradaban: Globalisasi, Radikalisme, dan Pluralitas. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Barton, Greg. (1999). Gagasan Islam Liberal di Indonesia. Jakarta: Paramadina, Terjemahan.

Binder, Leonard. (1988). Islamic Liberalism: A Critique of Development of Ideologies. Chicago and London: University of Chicago Press.

Bruinessen, Martin van. (1997). Kitab Kuning, Pesantren, dan Tarekat. Bandung: Penerbit Mizan, Terjemahan.

Creswell, John W. (1994). Research Design: Qualitative and Quantitative Approaches. California: Sage Publications, Inc.

Dahlan, Moh. (2009). “Paradigma Ushul Fiqih Multikultural di Indonesia”. Makalah disajikan dalam The 9th Annual Conference on Islamic Studies (ACIS) di Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia, pada tanggal 2-5 November. Tersedia secara online juga di: http://dualmode.kemenag.go.id/acis10/file/dokumen/MOHDAHLAN.pdf [diakses di Bandung, Indonesia: 21 Juli 2016].

Darmawati, H. (2012). “Hukum Islam pada Masa Imam-imam Mujtahid (101 H – 350 H / 750 M – 961 M)” dalam Jurnal Sulesana, Vol.7, No.2. Tersedia secara online juga di: file:///C:/Users/acer/Downloads/1373-2832-1-PB.pdf [diakses di Bandung, Indonesia: 21 Juli 2016].

Fuaduddin & Cik Hasan Bisri [eds]. (2002). Dinamika Pemikiran Islam di Perguruan Tinggi. Ciputat: Logos.

Hayati, Ilda. (2015). “Ikhtilaf (Perbedaan Pendapat Ulama) dalam Hukum Islam”. Tersedia secara online di: http://syariah.staincurup.ac.id/?p=117 [diakses di Bandung, Indonesia: 21 Juli 2016].

Husaini, Adian & Nuim Hidayat. (2002). Islam Liberal: Sejarah, Konsepsi, Penyimpangan, dan Jawabannya. Jakarta: Gema Insani Press.

Idris, Muh. (2014). “Potret Pemikiran Radikal Jaringan Islam Liberal (JIL) Indonesia” dalam KALAM: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, Vol.8, No.2 [Desember]. Tersedia secara online juga di: file:///C:/Users/acer/Downloads/803-2238-1-SM.pdf [diakses di Bandung, Indonesia: 2 Maret 2016].

Imarah, Muhammad. (1999). Fundamentalisme dalam Perspektif Pemikiran Barat dan Islam. Jakarta: GIP [Gema Insani Press].

“Kisah Sahabat Nabi: Mu’adz bin Jabal: Pelita Ilmu dan Amal” dalam surat kabar Republika. Jakarta: 22 Agustus 2011. Tersedia secara online juga di: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah [diakses di Bandung, Indonesia: 2 Maret 2016].

Kurzaman, Charles [ed]. (2003). Wacana Islam Liberal: Pemikiran Islam Kontemporer tentang Isus-isu Global. Jakarta: Paramadina.

Madjid, Nurcholish. (1987). Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan. Bandung: Penerbit Mizan.

Mahmood, Marzuki Haji. (2013). Isu-isu Kontroversi dalam Sejarah Pemerintahan Khulafa al-Rasyidin. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Tersedia secara online juga di: http://haniff.sg/wp-content/uploads [diakses di Bandung, Indonesia: 2 Maret 2016].

Majid, Abd. (2013). “Aliran dan Teologi Islam Masa Depan”. Tersedia secara online di: http://abdmajid.staf.upi.edu/2013/08/27/aliran-dan-teologi-islam-masa-depan/ [diakses di Bandung, Indonesia: 21 Juli 2016].

Masyhuri, K.H.A. Aziz. (1996). Masalah Keagamaan: Hasil Muktamar dan Munas Ulama NU, Jilid I. Surabaya: PP [Pengurus Pusat] Rabithah Ma`ahidil Islamiyah bekerja sama dengan Dinamika Press.

Masyhuri, K.H.A. Aziz. (1999). Masalah Keagamaan: Hasil Muktamar dan Munas Ulama NU, Jilid II. Surabaya: PP [Pengurus Pusat] Rabithah Ma`ahidil Islamiyah bekerja sama dengan Dinamika Press.

Muamar. (2011). “Bai’at dalam Al-Qur’an: Kajian atas Pemaknaan LDII terhadap Ayat 18 Surat Al-Fath”. Skripsi Sarjana Tidak Diterbitkan. Jakarta: Fakultas Ushuluddin UIN [Universitas Islam Negeri] Syarif Hidayatullah. Tersedia secara online juga di: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/3983/1/MUAMAR-FUF.pdf [diakses di Bandung, Indonesia: 2 Maret 2016].

Mudzhar, M. Atho. (1998). Membaca Gelombang Ijtihad: Antara Tradisi dan Liberasi. Yogyakarta: Titian Ilahi Press.

Nasution, Harun. (1975). Pembaruan dalam Islam. Jakarta: Penerbit Bulan Bintang.

Nasution, Harun. (1982). Kedudukan Akal dalam Islam. Jakarta: Penerbit Idayu.

Neuman, W. Lawrence. (2003). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches. NewYork: Pearson Education.

Qomar, Mujamil. (2002). NU Liberal: Dari Tradisionalisme Ahlussunnah ke Universalisme Islam. Bandung: Penerbit Mizan.

Rachman, Budi Munawar. (2015). “Islam dan Pluralisme”. Tersedia secara online di: http://islamalternatif.com/islam-dan-pluralisme [diakses di Bandung, Indonesia: 2 Maret 2016].

Rajafi, Ahmad. (2016). “Ijtihad Eksklusif: Telaah atas Pola Ijtihad 3 Ormas Islam di Indonesia”. Tersedia secara online di: file:///C:/Users/acer/Downloads/27-51-1-SM.pdf [diakses di Bandung, Indonesia: 21 Juli 2016].

Rakhmat, Jalaluddin. (2002). Dahulukan Akhlak di Atas Fikih. Bandung: Muthahhari Press.

Sarwono, Sarlito W. (2006). “Puritanisme Menghambat Kemajuan”. Tersedia secara online di: www.islamlib.com [diakses di Bandung, Indonesia: 27 Maret 2016].

Shihab, Alwi. (1997). Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Agama. Bandung: Penerbit Mizan.

Shihab, M. Quraish. (1992). Membumikan Al-Qur’an. Bandung: Penerbit Mizan.

Sjadzali, Munawir. (1990). Islam dan Tata Negara: Ajaran, Sejarah, dan Pemikiran. Jakarta: UI [Universitas Indonesia] Press.

Sulipan. (2012). “Penelitian Deskriptif Analitis Berorientasi Pemecahan Masalah”. Tersedia secara online di: www.ktiguru.net/file.php/1/moddata/data/3/9/46 [diakses di Bandung, Indonesia: 27 Maret 2016].

Supriadi, Udin. (1989). “Studi Komparatif Masjid Kampus dan Masjid Masyarakat: Studi Kasus Masjid Al-Furqan IKIP Bandung dan Masjid Raya Cipaganti Bandung”. Laporan Penelitian Tidak Diterbitkan. Bandung: FPIPS IKIP [Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan] Bandung.

Suwirta, Andi. (2005). Sejarah Intelektual: Percikan Pemikiran dari Dunia Barat dan Islam. Bandung: Suci Press.

Syamsuddin, Din M. (2002). Etika Agama dalam Membangun Masyarakat Madani. Ciputat: Logos.

Tabataba’i, Alamah Sayyid Muhammad Husain. (1992). Inilah Islam: Upaya Memahami Seluruh Konsep Islam secara Mudah. Bandung: Pustaka Hidayar, terjemahan oleh Ahsin Mohammad.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons

SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan is published by Minda Masagi Press. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Sharealike 4.0.

Stats Counter