SOSIOHUMANIKA

Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan (Journal of Humanities and Social Sciences Education)

This journal, with ISSN 1979-0112, was firstly published on May 20, 2008, in the context to commemorate the National Awakening Day in Indonesia. The SOSIOHUMANIKA journal has been organized by the Lecturers of UPI (Indonesia University of Education) in Bandung, West Java, since issue of May 2016 to date; and published by Minda Masagi Press, a publishing house owned by ASPENSI (the Association of Indonesian Scholars of History Education) in Bandung, West Java, Indonesia.

The SOSIOHUMANIKA journal is published every May and November. This journal is dedicated not only for Indonesian scholars who concern about the Humanities and Social Sciences Educational studies, but also welcome to the scholars of Southeast Asian countries and around the world who care and share related to the Social Sciences, Humanities, and Educational studies in general. 

The SOSIOHUMANIKA journal is devoted, but not limited to, Social Sciences education, Humanities education, and any new development and advancement in the field of Humanities and Social Sciences education. The scope of our journal includes: (1) Language and literature education; (2) Social sciences education; (3) Sports and health education; (4) Economy and business education; (5) Science, Technology and Society in education; (6) Political and Social Engineering in education; and (7) Visual arts, dance, music, and design education.

For Indonesian scholars, it is important to note here that the SOSIOHUMANIKA journal has been accredited by Ditjendikti Kemdikbud RI (Directorate-General of Higher Education, Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia) for period 2013 to 2018. The articles published in SOSIOHUMANIKA journal are able to be written in English as well as in Indonesian and Malay languages. 

Since early 2016, the website of SOSIOHUMANIKA journal has migrated to webside based on OJS (Open Journal System) program at: www.mindamas-journals.com/index.php/sosiohumanika. However, the conventional e-mails address for sending the articles is still able to: journal.sosiohumanika@upi.edu as well as to: sosiohumanika@gmail.com 


SAMBUTAN untuk
SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan, 
Volume 9(2), November 2016.

 

Prof. Haji Furqon, Ph.D.
Rektor UPI di Bandung; dan Pelindung Jurnal SOSIOHUMANIKA di Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

Dalam acara FGD (Focused Group Discussion atau Kelompok Diskusi Terarah) yang membicarakan Rencana Strategis UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) Periode 2016-2020, di Aula Surat Kabar Pikiran Rakyat, Jalan Asia-Afrika, di Bandung, pada tanggal 27 November 2015, tahun lalu, saya menegaskan bahwa pendidikan adalah kepedulian semua orang dalam perspektif masing-masing. Pendidikan diharapkan menjadi mahkota pembangunan. Bila ingin memiliki negara maju, maka majukanlah pendidikannya. Dalam konteks ini, UPI Bandung sepakat untuk menjadikan pendidikan sebagai jati diri universitas, tentunya dengan mengembangkan ilmu lainnya berdasarkan kearifan lokal. Tidak hanya fokus pada pendididikan substansinya saja, tapi juga bagaimana lembaga dapat berperan menghasilkan pendidik yang baik dan profesional.

Dalam upaya untuk memperkuat jatidiri dan membangun citra UPI sebagai universitas pendidikan, tentu saja media massa mempunyai peran yang sangat penting dalam penyebaran informasi, khususnya terkait dengan dunia pendidikan. Kegiatan FGD yang melibatkan media ini juga merupakan salah satu kegiatan kerjasama untuk mendiskusikan dan memaparkan apa-apa yang menjadi cita-cita UPI. Narasumber dan media membutuhkan satu sama lain, dan dirasakan dapat menunjang kepentingan bersama demi kemajuan bangsa dan negara, karena terciptanya hubungan yang saling memberikan manfaat positif.

Dalam konteks UPI sebagai universitas pendidikan, saya menegaskan kembali bahwa konsep pendidikan mesti diawali dengan nilai, yaitu nilai silih asih, silih asah, dan silih asuh, sehingga menjadikan UPI sebagai kampus yang ilmiah, edukatif, dan religius, karena setiap tindakan civitas akademikanya memiliki nilai bagi masyarakat, serta nilai tersebut menjadi visi misi universitas. UPI bukan sekedar nama, namun pendidikan telah menjadi jati diri universitas, walaupun kami tetap mengembangkan bidang disiplin ilmu lainnya. Hal tersebut kami selaraskan dalam konsep cross fertilization” atau penyerbukan silang, dengan maksud untuk memperkaya dan memperkokoh disiplin ilmu pendidikan dan pendidikan disiplin ilmu.

Dalam mengembangkan keilmuan, UPI melakukan analisis, baik secara internal maupun eksternal, melalui program-program kebijakan unggulan dan strategis. Tujuan strategisnya adalah untuk meningkatkan standar mutu penyelenggaraan pendidikan, kapasitas dan produktivitas penelitian, serta jangkauan pengabdian pada masyarakat yang memiliki daya saing, sehingga menjadi “universitas pelopor dan unggul” dalam bidang pendidikan, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kawasan Asia Tenggara. Sementara untuk sasaran strategisnya adalah terselenggaranya layanan pendidikan tinggi berbasis riset yang bermutu, terjangkau, serta relevan dengan tuntutan zaman yang berubah dan berkembang, baik pada tataran nasional dan regional maupun global.

Renstra (Rencana Strategis) UPI tersebut mengerucut pada terwujudnya sistem pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan profesional guru, yang menerapkan teori pembelajaran mutakhir, dan ditopang oleh hasil riset bidang kependidikan dan non-kependididkan. Terselenggaranya riset yang berorientasi pada produk unggulan di berbagai bidang ilmu, yang layak dikonsumsi oleh masyarakat, termanfaatkannya inovasi dalam berbagai disiplin ilmu, serta melakukan tata-kelola universitas yang sehat atau good governance”, melalui enam kebijakan strategis sebagai berikut:

Pertama, menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan yang accessible melalui bantuan IKA (Ikatan Alumni) UPI, dengan menerapkan sistem penjaminan mutu akademik yang berstandar nasional dan internasional; meningkatkan relevansi kurikulum dan daya saing lulusan; meningkatkan kerjasama dengan dalam dan luar negeri; menerapkan inovasi dan hasil riset untuk meningkatkan kualitas pembelajaran; meningkatkan atmosfir dan kultur akademik dalam proses pembelajaran (living values); serta menjadikan PPG (Pendidikan Profesi Guru) sebagai rujukan yang baik dan profesional.

Kedua, mengembangkan dan menyebarluaskan hasil riset unggulan dengan cara membuat road-map”, PK (Pusat Kajian), dan KBK (Kelompok Bidang Keahlian); meningkatkan kualitas penelitian, melakukan aktivitas penelitian dulu baru membangun “rumah penelitiannya”, dan mempunyai jurnal yang terakreditasi secara nasional dan internasional; serta menyelenggarakan konferensi, baik yang bertaraf nasional, regional Asia Tenggara, maupun internasional.

Ketiga, menyelenggarakan dan mengembangkan pengabdian pada masyarakat. Hasil-hasil riset harus digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, dengan mendayagunakan inovasi dan potensi yang ada. Perguruan Tinggi tidak boleh menjadi “menara gading”, yang tinggi menjulang dan megah, tapi tidak dirasakan kehadiran, manfaat, dan konstribusinya bagi masyarakat banyak.

Keempat, melakukan pengembangan kemahasiswaan, karena mahasiswa juga merupakan bagian dari kurikulum dan pembelajaran, yaitu keseluruhan pengalaman hidup yang dikembangkan dalam suasana pembelajaran yang mendidik dan kreatif. Juga mengembangkan kreativitas mahasiswa melalui pengembangan bakat, minat, penalaran, dan kewirausahaan. Meningkatkan kesejahteraan mahasiswa melalui beasiswa dan program pembiayaan lainnya. Bimbingan konseling dan pengembangan karier bagi mahasiswa juga diperlukan.

Kelima, mengembangkan kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia), yaitu menerapkan sistem meritrokrasi dalam peningkatan SDM, kemudian meningkatkan IGU (Income Generating Units) yang dikelola secara professional dan transparan.

Keenam, mengembangkan tata-kelola universitas, khususnya meningkatkan kualitas dan kapasitas manajemen Kampus UPI, baik di Pusat maupun di Kampus Daerah, melalui penerapan elemen pengelolaan “khusus”; peningkatan kualitas layanan tutorial centre”; mengembangkan sistem informasi manajemen SDM, sarana prasarana, keuangan, serta layanan administrasi berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang handal dan terintegrasi dengan sistem informasi akademik; serta mengembangkan sekolah laboratorium sebagaiprofessional laboratorium school.

Akhirnya, dalam kaitannya dengan jurnal ilmiah, seperti yang pernah juga saya nyatakan dalam edisi sebelumnya, bahwa jurnal adalah mercusuar akademik bagi sebuah universitas. Melalui jurnal ilmiah, hasil-hasil penelitian terkini dan pemikiran-pemikiran mendalam diterbitkan dan didiseminasikan kepada masyarakat luas. Proses diseminasi itu semakin meluas dan melebar hingga ke seluruh pelosok dunia, karena sekarang standar tatakelola jurnal harus juga berbasis online, apa yang disebut dengan OJS (Open Journal System). Melalui jurnal ilmiah pula, sebuah universitas akan dikenal namanya dan dijadikan rujukan secara akademik.

Semakin banyak jurnal ilmiah yang terakreditasi, dengan demikian, akan semakin banyak dikenal dan dijadikan rujukan pula universitas tersebut secara akademik. Saya pikir UPI, sebagai universitas yang berjatidiri pendidikan, dan bertekad untuk menjadi “a leading and outstanding university”, sudah sepantasnya dikenal dan dijadikan rujukan secara akademik dalam bidang pendidikan, salah satunya melalui penerbitan jurnal-jurnal ilmiah yang berkualitas. Selamat membaca artikel-artikel dalam jurnal SOSIOHUMANIKA, edisi November 2016 ini. Semoga ada manfaatnya.  

Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 30 November 2016.

Cover Jurnal SOSIOHUMANIKA, Edisi November 2016:

 

Jointly Organized and Published by:   

    

Minda Masagi Press owned by ASPENSI (Association of Indonesian Scholars of History Education) in Bandung; and the Lecturers of UPI (Indonesia University of Education) in Bandung, West Java, Indonesia. Websites: www.aspensi.com and www.upi.edu  

The website of KEMENRISTEKDIKTI RI (Ministry of Research, Technology, and Higher Education of the Republic of Indonesia) in Jakarta related to the scholarly journals is also available online at: http://simlitabmas.ristekdikti.go.id 


Vol 9, No 2 (2016)

Table of Contents

Articles

Isiaka Abiola Oseni, Yetunde Olanike Bolaji, Adetola Alaba Adebowale
PDF
Leli Yulifar
PDF
213-220
Mohammad Syaifudin, Nurul Zuriah, Marhan Taufik
PDF
221-234
Dinn Wahyudin
PDF
235-248
I Nyoman Larry Julianto, Agus Sachari
PDF
249-268
Syahidin Syahidin
PDF
269-286
Parji Parji
PDF
287-296
B. Lena Nuryanti Sastradinata
PDF
297-296
Nurdin Nurdin
PDF
313-324
Yudy Hendrayana, Dena Widyawan
PDF
325-334
Editor Journal SOSIOHUMANIKA
PDF
i-ii
Editor Journal SOSIOHUMANIKA
PDF
Editor Journal SOSIOHUMANIKA
PDF