Tradisi Hombo Batu di Pulau Nias: Satu Media Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal

Amelia Zuliyanti Siregar, Syamsuddin Syamsuddin

Abstract


INTISARI: Tradisi “hombo batu” atau loncat batu merupakan tradisi lokal yang telah hidup secara turun-temurun pada masyarakat Pulau Nias, Sumatera Utara, di Indonesia. Kajian ini bertujun untuk menggali karakter unggul yang terkandung dalam tradisi loncat batu tersebut. Kajian kualitatif ini menggunakan studi dokumentasi berupa catatan-catatan dan laporan-laporan dari sumber-sumber berupa media massa, yang mengulas mengenai tradisi loncat batu. Data, kemudian, dianalisis dengan menggunakan analisis isi untuk melahirkan tema-tema yang sesuai dengan tujuan penelitian. Tema-tema tersebut kemudian dibahas dan didiskusikan dengan konsep-konsep ataupun hasil kajian yang relevan untuk menguji ataupun memperkuat tema-tema yang dihasilkan. Hasil kajian menunjukan bahwa karakter-karakter positif yang terkandung dalam tradisi loncat batu meliputi: melatih kekuatan fisik dan ketangkasan, keberanian, kedewasaan, keuletan, daya juang, dan kepahlawanan. Oleh karena itu, disarankan agar tradisi loncat batu dapat dikembangkan menjadi satu media pendidikan karakter, yang dapat diterapkan pada semua jenjang satuan pendidikan. Media loncat batu dapat dibuat dalam duplikasi yang disesuaikan dengan perkembangan usia anak. Kisah tentang tradisi “hombo batu” atau loncat batu ini juga dapat diceritakan kepada anak-anak, sehingga akan menimbulkan kebanggaan dan dijadikan inspirasi untuk mewarisi nilai-nilai positif dalam tradisi tersebut.

KATA KUNCI: Hombo Batu; Kearifan Lokal; Media Pendidikan; Pendidikan Karakter; Perkembangan Anak. 

ABSTRACT: “The Tradition of Jumping Stone in Nias Island: A Medium of Character Education Base on Local Wisdom”. The jumping stone or “hombo batu” tradition is local heritage that have existed hereditary in Nias Island community in North Sumatera, Indonesia. This study aims to explore the strength character contained in this jumping stone tradition. This qualitative research used documentation study namely notes and reports from mass media sources that explain about the jumping stone tradition. The data, then, were analyzed by using content analysis to emerge themes that suitable with the objective of the study. The themes, furthermore, were discussed with the relevant concepts and previous study to test or strengthen the resulted themes. The findings show that the positive characters within the jumping stone tradition, namely: to train physical strength and adroitness, braveness, maturity, tenacity, patriotism, and heroism. Therefore, it is recommended that this tradition can be developed to be medium of character education that can be applied to all level of education. Medium of jumping stone can be modified and duplicated base on the development of children age. The story of the tradition of “hombo batu” or jumping stone can also be told to children, so it will generate pride and an inspiration to inherit the positive values within that tradition.

KEY WORD: Jumping Stone; Local Wisdom; Medium of Education; Character Education; Development of Children Age.

 

About the Authors: Amelia Zuliyanti Siregar, Ph.D. adalah Dosen di Fakultas Pertanian USU (Universitas Sumatera Utara), Jalan Tridarma No.8 Padang Bulan, Medan 20155, Sumatera Utara, Indonesia. Syamsuddin, M.A. adalah Mahasiswa Ph.D. di School of Social Sciences USM (Universiti Sains Malaysia), Minden 11800, Pulau Pinang, Malaysia. Alamat emel penulis: amelia.liwe@gmail.com dan syamsuddingido@yahoo.co.id

How to cite this article? Siregar, Amelia Zuliyanti & Syamsuddin. (2015). “Tradisi Hombo Batu di Pulau Nias: Satu Media Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal” in SIPATAHOENAN: South-East Asian Journal for Youth, Sports & Health Education, Vol.1(2) October, pp.209-218. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press, APAKSI Bandung, and KEMENPORA RI Jakarta, ISSN 2407-7348.

Chronicle of the article: Accepted (July 5, 2015); Revised (September 16, 2015); and Published (October 28, 2015).


Keywords


Hombo Batu; Kearifan Lokal; Media Pendidikan; Pendidikan Karakter; Perkembangan Anak

Full Text:

PDF

References


Al-Gharuty, Fuad. (2009). “Studi Dokumen dalam Penelitian Kualitatif”. Tersedia secara online di: https://adzelgar.wordpress.com/2009/02/02/studi-dokumen [diakses di Medan, Indonesia: 15 April 2015].

Ancok, D. (t.th.). Pendekatan Psikologi Positif dalam Membangun Masyarakat Berkualitas. Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM [Universitas Gadjah Mada].

Azkapradhani, Adhia. (2013). “Hombo Batu: Rintangan untuk Menjadi Pria Sejati”. Tersedia secara online di: http://lifestyle.okezone.com/read/2013/07/17/408/838530/hombo-batu [diakses di Medan, Indonesia: 2 Maret 2015].

Balitbang Puskur [Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum]. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa: Pedoman Sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Tersedia secara online juga di: http://gurupembaharu.com/home/wp-content/uploads/downloads/2011/11/Panduan-Penerapan-Pendidikan-Karakter-Bangsa.pdf [diakses di Medan, Indonesia: 11 Maret 2015].

Brymer, E. & L.G. Oades. (2009). “Extreme Sports: A Positive Transformation in Courage and Humility” dalam Journal of Humanistic Psychology, 49, hlm.114-126.

Bungin, M. Burhan. (2008). Penelitian Kualitatif Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Penerbit Kencana.

Chaidir. (2012). “Mens Sana in Corpore Sano”. Tersedia secara online di: http://drh.chaidir.net/kolom/260-Mens-Sana-In-Corpore-Sano.html [diakses di Medan, Indonesia: 17 April 2015].

Darma, S. (2010). “Tradisi Lompat Batu di Pulau Nias”. Tersedia secara online di: https://daztone.wordpress.com/2010/04/08/tradisi-lompat-batu-di-pulau-nias/ [diakses di Medan, Indonesia: 21 April 2015].

Davidson, Gerald C. et al. (2006). Psikologi Abnormal. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, Terjemahan.

Feinberg, M.R. (1965). The Effective Psychology for Manager. Madison: Prentice-Hall.

Goleman, Daniel. (2005). Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, diterjemahkan oleh T. Hermayan.

Haryani, Dian. (2014). “Kontribusi Kecerdasan Emosi terhadap Prestasi Belajar serta Implikasinya pada Bimbingan dan Konseling”. Skripsi Sarjana Tidak Diterbitkan. Bandung: UPI [Universitas Pendidikan Indonesia]. Tersedia secara online juga di: http://repository.upi.edu/11106/4/S_PPB_0806873_Chapter1.pdf [diakses di Medan, Indonesia: 2 Maret 2015].

http://www.kidnesia.com/Kidnesia2014/Indonesiaku/Teropong-Daerah/Sumatera-Utara/Seni-Budaya/Lompat-Batu). [diakses di Medan, Indonesia: 17 April 2015].

Jaya. (2013). “Tradisi Lompat Batu: Tantangan bagi Pria Sejati di Nias”. Tersedia secara online di: http://kepulauannias.com/tradisi-lompat-batu-tantangan-bagi-pria-sejati-di-nias/ [diakses di Medan, Indonesia: 12 July 2015].

Kartono, Kartini. (2003). Patologi Sosial: Kenakalan Remaja. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

KPPN [Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional]. (2014). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, 2015-2019: Buku I Agenda Pembangunan Nasional. Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Tersedia secara online juga di: file:///C:/Users/acer/Downloads/127884053403.pdf [diakses di Medan, Indonesia: 2 Maret 2015].

Kriyantono, Rachmat. (2007). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Kurniawan, S. (2013). Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Implementasinya secara Terpadu di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat. Yogyakarta: Ar-Ruzzmedia.

“Manfaat Lura Biasa Rutin Olahraga di Pagi Hari”. Tersedia secara online di: http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/manfaat-lurabiasa-rutin-olahraga-di-pagi-hari.html [diakses di Medan, Indonesia: 25 Mei 2015].

Martianto, Dwi Hastuti. (2002). Pendidikan Karakter: Paradigma Baru dalam Pembentukan Manusia Berkualitas. Bogor: IPB [Institut Pertanian Bogor] Press.

McCain, M.S.J. (2009). Karakter-karakter yang Menggugah Dunia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, Terjemahan.

Megawangi, Ratna. (2004). Pendidikan Karakter. Jakarta: Indonesia Heritage Fondation.

Moleong, Lexy J. (2007). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Niken, J. (2014). “Lompat Batu”. Tersedia secara online di: http://www.kidnesia.com/Kidnesia2014/Indonesiaku/Teropong-Daerah/Sumatera-Utara/Seni-Budaya/Lompat-Batu [diakses di Medan, Indonesia: 14 Oktober 2014].

Novita, Tandry. (2011). Mengenal Tahap Tumbuh Kembang Anak dan Masalahnya. Jakarta: Penerbit Libri.

Nugrahani, Ratri. (2013). “Hubungan Self-Efficacy dan Motivasi Belajar dengan Kemandirian Belajar Siswa Kelas V SD Negeri se-Kecamatan Danurejan, Yogyakarta”. Skripsi Sarjana Tidak Diterbitkan. Yogyakarta: FIP UNY [Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta]. Tersedia secara online juga di: http://eprints.uny.ac.id/16002/1/SKRIPSI%20RATRI%20NUGRAHANI%2009108241037.pdf [diakses di Medan, Indonesia: 15 April 2015].

Papalia, D.E., S.W. Olda & R.D. Feldman. (2001). Human Development. New York: McGraw-Hill Companies.

Partanto, Pius A. & Dahlan al-Barry. (2001). Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: Penerbit Arkola.

“Pengaruh Olahraga pada Mood”. Tersedia secara online di: http://health.kompas.com/read/2012/02/18/1428115/Pengaruh.Olahraga.pada.Mood [diakses di Medan, Indonesia: 18 February 2015].

Prasetyo, Agus & Emusti Rivasintha. (2014). “Konsep, Urgensi, dan Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah”. Tersedia secara online di: http://edukasi.kompasiana.com/konsep-urgensi-dan-implementasi-pendidikan-karakter-di-sekolah [diakses di Medan, Indonesia: 29 April 2015].

Prativi, Gilang Okta & Sutardji Soegiyanto. (2013). “Pengaruh Aktivitas Olahraga terhadap Kebugaran Jasmani” dalam JSSF: Journal of Sport Sciences and Fitness, 2(3). Tersedia secara online juga di: http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jssf/article/viewFile/3864/3494 [diakses di Medan, Indonesia: 2 Maret 2015].

Puskurbuk [Pusat Kurikulum dan Perbukuan]. (2011). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia.

Rakhmat, Jalaludin. (1999). Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: Rosdakarya.

Roger, Wimmer D. (1987). Mass Media Research. Belmont, California: Wadsworth Publisher Company.

Seligman, M.E.P. (2002). Authentic Happines: Menciptakan Kebahagiaan dengan Psikologi Positif. Bandung: Mizan Pustaka, diterjemahkan oleh Eva Yulia Nukman.

Stoltz, P.G. (1997). Adversity Quotient: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang. Jakarta: Grasindo, diterjemahkan oleh T. Hermaya.

Subadi, Tjipto. (2009). Sosiologi dan Sosiologi Pendidikan. Surakarta: Fairuz Media.

Syam, Akhmad Yafiz. (2008). “Urgensi Soft Skill dalam Pendidikan di PT”. Tersedia secara online di: http://www.academia.edu/6530526/Urgensi_Soft_Skills_pd_Pendidikan_di_PT [diakses di Medan, Indonesia: 17 April 2015].

Telaumbanua, F. (2014a). “Pelompat Batu di Bawömataluo Kini Tersisa 4 Orang”. Tersedia secara online di: http://kepulauannias.com/pelompat-batu-hombo-kara-di-bawomataluo-kini-tersisa-4-orang-saja/ [diakses di Medan, Indonesia: 17 April 2015].

Telaumbanua, F. (2014b). “Lompat Batu: Syarat Menikah bagi Lelaki Nias? Ini Perlu Diluruskan!”. Tersedia secara online di: http://kepulauannias.com/lompat-batu-syarat-menikah-bagi-lelaki-nias-ini-perlu-diluruskan/ [diakses di Medan, Indonesia: 17 April 2015].

Zins, Joseph et al. (2001). “Emotional Intelligence and School Success”. Tersedia secara online di: http://pondokibu.com/parenting/pendidikan-psikologianak [diakses di Medan, Indonesia: 15 Januari 2015].


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
SIPATAHOENAN: South-East Asian Journal for Youth, Sports & Health Education. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats